<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>.trash-imansyah v2.0 &#187; portable</title>
	<atom:link href="http://blog.imansyah.info/tag/portable/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.imansyah.info</link>
	<description>One step forward. One step further.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Feb 2010 05:47:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Portable Twitter Client di Windows XP</title>
		<link>http://blog.imansyah.info/2008/05/portable-twitter-client-di-windows-xp/</link>
		<comments>http://blog.imansyah.info/2008/05/portable-twitter-client-di-windows-xp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 03:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web/Tech]]></category>
		<category><![CDATA[firefox]]></category>
		<category><![CDATA[portable]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imansyah.wordpress.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Masih mengalami isu tentang portabilitas di komputer kantor. Apalagi masalahnya kalo bukan adanya restriksi untuk instal bermacam-macam software. Ya, bisa dimaklumi sih. Namanya juga komputer kantor. Untungnya &#8211;tidak seperti Dilbert&#8211; saya masih bisa membawa komputer pribadi ke kantor. Hihi.. :p

#Komik dari Dilbert.
Kali ini tentang twitter dan aplikasi client-nya.
Sejak beberapa minggu terakhir, saya mulai tertarik dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih mengalami isu tentang portabilitas di komputer kantor. Apalagi masalahnya kalo bukan adanya restriksi untuk instal bermacam-macam software. Ya, bisa dimaklumi sih. Namanya juga komputer kantor. Untungnya &#8211;tidak seperti <a href="http://dilbert.com/">Dilbert</a>&#8211; saya masih bisa membawa komputer pribadi ke kantor. Hihi.. :p</p>
<p><a href="http://dilbert.com/strips/comic/2008-05-28/"><img src="http://dilbert.com/dyn/str_strip/000000000/00000000/0000000/000000/00000/9000/900/9827/9827.strip.gif" border="0" alt="" /></a></p>
<h6>#Komik dari <a href="http://dilbert.com/">Dilbert</a>.</h6>
<p>Kali ini tentang <a href="http://twitter.com/home">twitter</a> dan aplikasi client-nya.</p>
<p><span id="more-172"></span>Sejak beberapa minggu terakhir, <a href="http://twitter.com/imansyah">saya</a> mulai tertarik dengan fenomena twitter. Saya sendiri lebih suka menganggapnya sebagai <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Micro-blogging">micro-blogging</a> dan tempat apdet status. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Twitter">Artikel di wikipedia</a> menyebutnya sebagai salah satu bentuk <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Social_networking">social networking</a>.</p>
<p>Karena tidak bisa menginstall apa-apa di komputer kantor. Maka mulailah saya mencari-cari aplikasi portable untuk keperluan ini. Saya tidak perlu macam-macam fitur. Bisa melihat post orang-orang dan bisa mengirimkan post saya sendiri, rasanya sudah cukup.</p>
<p><strong>1. <a href="http://portableapps.com/node/13317">Pwytter Portable</a></strong></p>
<p>Tempat pertama mencari aplikasi portable, sudah tentu di <a href="http://portableapps.com">portableapps</a>. Dan benar saja, sudah ada <a href="http://portableapps.com/node/12415">thread yang membahas tentang hal ini</a>. Dari sini saya menemukan <a href="http://pwytter.com/">Pwytter</a> <a href="http://portableapps.com/node/13317">portable</a>. Tapi masih sux. Wajar saja, masih development release. Masih banyak yang perlu dibenahi. Tapi sepertinya bakal bisa menjadi Twitter client yang cukup menarik.</p>
<p><a href="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/05/pwytter08.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-271" src="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/05/pwytter08.jpg?w=300" alt="" width="300" height="223" /></a></p>
<h6>#Gambar dari <a href="http://pwytter.com/">sini</a>.</h6>
<p><strong>2. <a href="https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/5081">TwitterFox</a></strong></p>
<p>Tadinya saya sempat terlupa akan kemungkinan adanya Twitter client sebagai addon di <a href="http://www.mozilla.com/firefox/">Firefox</a>. Dan setelah diberitahu oleh <a href="http://ivanlanin.wordpress.com/">Ivan Lanin</a>, saya langsung mencari TwitterFox. Dan ternyata aplikasi ini terintegrasi dengan baik dengan Firefox. Bahkan bisa mengambil URL dari tab yang sedang terbuka. Tapi ini berarti tetap saja harus membuka browser. Padahal saya sedapat mungkin ingin meminimalisasi penggunaan browser saat bekerja.. *grin*</p>
<p><a href="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/05/twitterfox.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-272" src="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/05/twitterfox.png?w=300" alt="" width="300" height="288" /></a></p>
<p>&#8211;</p>
<p>Entahlah, saya belum menemukan Twitter client yang benar-benar cocok. Meskipun ternyata banyak sekali <a href="http://twitter.pbwiki.com/Apps">aplikasi third-party</a> yang memudahkan kita menggunakan layanan twitter, tapi ternyata belum ada yang portable. Jadi, sementara ini mungkin akan menggunakan TwitterFox, sementara menunggu Pwytter Portable siap digunakan.</p>
<p>Ada usulan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.imansyah.info/2008/05/portable-twitter-client-di-windows-xp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Unix Shell di Windows dengan Unixkit</title>
		<link>http://blog.imansyah.info/2008/02/unix-shell-di-windows-dengan-unixkit/</link>
		<comments>http://blog.imansyah.info/2008/02/unix-shell-di-windows-dengan-unixkit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 08:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web/Tech]]></category>
		<category><![CDATA[portable]]></category>
		<category><![CDATA[unix]]></category>
		<category><![CDATA[windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imansyah.wordpress.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hal yang cukup menyiksa jika bekerja di Windows, adalah kemampuan shell yang terbatas. Bahkan untuk sekedar nge-grep pattern di text file, atau bekerja dengan piping, jadi hal yang tampaknya mustahil. Cari-cari di beberapa tempat, akhirnya menemukan titik terang.
Salah satu di antaranya adalah Unixkit. Portable, kecil. Kurang jelas juga yang buat siapa. Websitenya sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu hal yang cukup menyiksa jika bekerja di Windows, adalah kemampuan shell yang terbatas. Bahkan untuk sekedar nge-<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Grep">grep</a> pattern di text file, atau bekerja dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pipe_%28Unix%29">piping</a>, jadi hal yang tampaknya mustahil. Cari-cari di beberapa tempat, akhirnya <a href="http://edin.no-ip.com/html/?q=development&amp;page=9">menemukan</a> <a href="http://urbanmainframe.com/folders/blog/20041021/">titik</a> <a href="http://quadlasers.com/wp/software/download-unixkit-for-windows/">terang</a>.</p>
<p>Salah satu di antaranya adalah Unixkit. Portable, kecil. Kurang jelas juga yang buat siapa. <a href="http://jlb.twu.net/code/unixkit.php">Websitenya</a> sendiri tampaknya sudah lama mati. Yang jelas, toolkit kecil ini bisa berguna sekali. Dan tidak seperti <a href="http://cygwin.com/">Cygwin</a> yang file instalasinya lumayan besar dan perlu instalasi dengan akses admin; Unixkit sebaliknya.</p>
<p>Ukuran file Unizkit hanya ~4MB terkompresi, ~6MB setelah di-extract. Kemudian cukup buka command shell Windows (run &#8220;cmd&#8221;), pindah direktori ke tempat unixkit di-extract, dan jalankan &#8220;sh.bat&#8221;.  Voila! Unix-like shell sudah siap dijalankan. Atau, untuk mempermudah, bisa juga dibuat shortcut di desktop yang berisikan :</p>
<pre>cmd /K "<font color="#ff0000">D:</font> &amp;&amp; cd <font color="#ff0000">Portableunixkit-tiny</font> &amp;&amp; sh.bat"</pre>
<p>Sebagai informasi bahwa unixkit-tiny saya extract di direktori D:Portableunixkit-tiny. Silahkan disesuaikan sendiri.</p>
<p><img src="///D:/DOCUME%7E1/ridhoima/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-12.jpg" /> <a href="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/02/unixkit_in_action.jpg" title="Unix Kit In Action"><img src="http://imansyah.files.wordpress.com/2008/02/unixkit_in_action.jpg" alt="Unix Kit In Action" width="460" /></a></p>
<p>Sayangnya, unixkit ini belum mempunyai aplikasi <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Awk">awk</a>. Padahal itu juga sangat saya butuhkan. Argh!</p>
<p>Eh, tertarik? Download saja file-nya di <a href="http://quadlasers.com/wp/software/download-unixkit-for-windows/">sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.imansyah.info/2008/02/unix-shell-di-windows-dengan-unixkit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Firefox 2.0 Portable &amp; Extension: DownThemAll</title>
		<link>http://blog.imansyah.info/2006/11/firefox-20-portable-extension-downthemall/</link>
		<comments>http://blog.imansyah.info/2006/11/firefox-20-portable-extension-downthemall/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2006 02:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Imansyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web/Tech]]></category>
		<category><![CDATA[addons]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[firefox]]></category>
		<category><![CDATA[portable]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://imansyah.wordpress.com/2006/11/29/firefox-20-portable-extension-downthemall/</guid>
		<description><![CDATA[Hmm.. Seperti yang sudah pernah disinggung sebelumnya, bahwa di kantor ga bisa sembarangan install software, akhirnya semakin getol buka mata dan telinga terhadap software portable.
Dan sekarang, setelah lama menggunakan Firefox 1.5 portable (+extensions tentunya), kemudian sempat mencoba Opera 9.0 (yang ternyata juga portable), kini aku sudah jatuh hati dengan Firefox 2.0 portable. Tak banyak berbeda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm.. Seperti yang <a href="http://mbu-on-blog.blogspot.com/2006/10/meebo-meebo-me.html">sudah pernah disinggung sebelumnya</a>, bahwa di kantor ga bisa sembarangan install software, akhirnya semakin getol buka mata dan telinga terhadap <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Portable_application">software portable</a>.</p>
<p>Dan sekarang, setelah lama menggunakan <a href="http://prdownloads.sourceforge.net/portablefirefox/Firefox_Portable_1.5.0.7_en-us.exe?download">Firefox 1.5 portable</a> (<a href="https://addons.mozilla.org/firefox/extensions/">+extensions</a> tentunya), kemudian sempat mencoba <a href="http://www.opera.com/">Opera 9.0</a> (yang ternyata juga portable), kini aku sudah jatuh hati dengan <a href="http://portableapps.com/apps/internet/firefox_portable">Firefox 2.0 portable</a>. Tak banyak berbeda, memang. Tapi <a href="http://www.mozilla.com/en-US/firefox/features.html">fitur-fitur</a> seperti <a href="http://www.mozilla.com/en-US/firefox/features.html#tabs">tabbed browsing</a> bawaan yang lebih elegan, <a href="http://www.mozilla.com/en-US/firefox/features.html#spellchecking">spell checke</a><a href="http://www.mozilla.com/en-US/firefox/features.html#spellchecking">r</a>, <a href="http://www.mozilla.com/en-US/firefox/features.html#searchsuggestions">search suggestion</a> dan beberapa fitur standar lainnya, tampaknya sudah cukup memenuhi hasrat menjelajah di dunia maya. Yah, dan juga karena sudah kadung terbiasa dengan environment Firefox sebenarnya.. :p</p>
<p>Kemudian, tak banyak extension yang kutambahkan, hanya:</p>
<ol>
<li><a href="https://addons.mozilla.org/firefox/1865/">Adblock Plus</a>, extension untuk block segala macam ad yang muncul, termasuk gambar dan flash.</li>
<li><a href="https://addons.mozilla.org/firefox/1027/">All-in-one Sidebar</a>, sidebar control yang memungkinkan kita membuka panel extension, download, history, bookmark, page info, dll di sebuah sidebar.</li>
<li><a href="https://addons.mozilla.org/firefox/201/">DownThemAll</a>, download manager untuk Firefox.</li>
</ol>
<p>Dan yang terasa paling berguna &#8211;berkaitan dengan issue portability di atas&#8211; adalah DownThemAll, sebuah download manager yang memiliki fitur lebih kaya daripada download utility bawaan Firefox, dan enaknya, terintegrasi langsung dengan Firefox. Jadi tidak perlu install download manager terpisah, dan kemudian mengintegrasikannya dengan Firefox.</p>
<p><a href="https://addons.mozilla.org/firefox/201/"><img src="http://photos1.blogger.com/x/blogger2/2395/1359/320/685870/DownThemAll.jpg" border="0" alt="" /><br />
</a></p>
<p>PS: <a href="http://mbu-on-blog.blogspot.com/2006/03/firefox-extension.html">Extension yang dulu pernah kuinstall</a> di Firefox 1.5.. Uhmm.. Lagi tidak dipake dulu.. <img src='http://blog.imansyah.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.imansyah.info/2006/11/firefox-20-portable-extension-downthemall/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
