May
29
2008
Masih mengalami isu tentang portabilitas di komputer kantor. Apalagi masalahnya kalo bukan adanya restriksi untuk instal bermacam-macam software. Ya, bisa dimaklumi sih. Namanya juga komputer kantor. Untungnya –tidak seperti Dilbert– saya masih bisa membawa komputer pribadi ke kantor. Hihi.. :p

Kali ini tentang twitter dan aplikasi client-nya.
Continue reading
8 comments | tags: firefox, portable, twitter | posted in Web/Tech
Feb
27
2008
Salah satu hal yang cukup menyiksa jika bekerja di Windows, adalah kemampuan shell yang terbatas. Bahkan untuk sekedar nge-grep pattern di text file, atau bekerja dengan piping, jadi hal yang tampaknya mustahil. Cari-cari di beberapa tempat, akhirnya menemukan titik terang.
Salah satu di antaranya adalah Unixkit. Portable, kecil. Kurang jelas juga yang buat siapa. Websitenya sendiri tampaknya sudah lama mati. Yang jelas, toolkit kecil ini bisa berguna sekali. Dan tidak seperti Cygwin yang file instalasinya lumayan besar dan perlu instalasi dengan akses admin; Unixkit sebaliknya.
Ukuran file Unizkit hanya ~4MB terkompresi, ~6MB setelah di-extract. Kemudian cukup buka command shell Windows (run “cmd”), pindah direktori ke tempat unixkit di-extract, dan jalankan “sh.bat”. Voila! Unix-like shell sudah siap dijalankan. Atau, untuk mempermudah, bisa juga dibuat shortcut di desktop yang berisikan :
cmd /K "D: && cd Portableunixkit-tiny && sh.bat"
Sebagai informasi bahwa unixkit-tiny saya extract di direktori D:Portableunixkit-tiny. Silahkan disesuaikan sendiri.

Sayangnya, unixkit ini belum mempunyai aplikasi awk. Padahal itu juga sangat saya butuhkan. Argh!
Eh, tertarik? Download saja file-nya di sini.
10 comments | tags: portable, unix, windows | posted in Web/Tech
Nov
29
2006
Hmm.. Seperti yang sudah pernah disinggung sebelumnya, bahwa di kantor ga bisa sembarangan install software, akhirnya semakin getol buka mata dan telinga terhadap software portable.
Dan sekarang, setelah lama menggunakan Firefox 1.5 portable (+extensions tentunya), kemudian sempat mencoba Opera 9.0 (yang ternyata juga portable), kini aku sudah jatuh hati dengan Firefox 2.0 portable. Tak banyak berbeda, memang. Tapi fitur-fitur seperti tabbed browsing bawaan yang lebih elegan, spell checker, search suggestion dan beberapa fitur standar lainnya, tampaknya sudah cukup memenuhi hasrat menjelajah di dunia maya. Yah, dan juga karena sudah kadung terbiasa dengan environment Firefox sebenarnya.. :p
Kemudian, tak banyak extension yang kutambahkan, hanya:
- Adblock Plus, extension untuk block segala macam ad yang muncul, termasuk gambar dan flash.
- All-in-one Sidebar, sidebar control yang memungkinkan kita membuka panel extension, download, history, bookmark, page info, dll di sebuah sidebar.
- DownThemAll, download manager untuk Firefox.
Dan yang terasa paling berguna –berkaitan dengan issue portability di atas– adalah DownThemAll, sebuah download manager yang memiliki fitur lebih kaya daripada download utility bawaan Firefox, dan enaknya, terintegrasi langsung dengan Firefox. Jadi tidak perlu install download manager terpisah, dan kemudian mengintegrasikannya dengan Firefox.

PS: Extension yang dulu pernah kuinstall di Firefox 1.5.. Uhmm.. Lagi tidak dipake dulu..
3 comments | tags: addons, download, firefox, portable, tips | posted in Web/Tech