Mar 27 2008

Long Weekend di Bandung. Part #2: Wisata Bandoeng Tempo Doeloe

Hari kedua di Bandung. Bangun agak sedikit lebih pagi, tidak seperti hari sebelumnya, karena sudah ada rencana khusus untuk mengisi hari. FOTO-FOTO!! Wakaka.. :) )

Tempat yang dijadikan tujuan adalah sekitaran Balai Kota di Jl Merdeka, lalu menyusuri Braga dan berakhir di Asia Afrika. Tapi karena kecepatan pergerakan massa yang hanya berkisar di sekitar 100 meter/jam, maka rencana ke Asia Afrika pun gagal sudah. Sampe di ujung Braga saja sudah larut senja. Dan semuanya itu gara-gara segenap gerombolan gajah-gajah yang banci foto, terutama Mam.. Eh, Teh Mira!! Si model foto top binti ciamik. (Deden dilarang protes!) Jadilah sesiangan dan sesorean itu 3 kamera DSLR membidik ratusan (eh, ribuan ya kang?) frame.

Continue reading


Mar 25 2008

Long Weekend di Bandung. Part #1 : Iga Bakar Si Jangkung

20-23 Maret 2008. 4 hari libur. Long weekend. Where to go to? Tadinya sih ada keinginan menjelajah alam. Naik gunung, trekking, camping. Tapi ternyata cuma omong omdo doank. Ya gimana, emang cuacanya kurang mendukung sih. Jadinya -lagi-lagi- ke Bandung. Yang berbeda, kali ini 4 hari dihabiskan bersama sahabat-sahabat dari Kampung Gajah. Yang ga ikut, ya selamat gigit jari saja.. *nyengir iblis*

Hari pertama, cukup melelahkan karena baru berangkat dari Jakarta pukul 2 dini hari dan tiba pukul 6 pagi. 2 jam macet di jalan sepanjang 10 km hanya karena ada truk gede mogok di jalan. Dem! Alhasil hari itu baru dimulai tengah hari, karena pagi harinya pada tepar semua di rumah Abi. Dan kemudian baru jalan pukul 5 sore dengan satu tujuan : CARI MAKAN!

Tempat yang dituju bernama Tongseng dan Iga Bakar Si Jangkung. Terletak si Cipaganti, sebelah kiri jalan, tidak berapa jauh sebelum SPBU. Susuri saja jalan Cipaganti yang terkenal adem itu.

Tongseng dan Iga Bakar Si Jangkung

Menu yang bisa dipesan : Iga Bakar Kambing – Sapi, Sate Bakar Kambing – Sapi, Tongseng, Gule Kambing, dll. Iga dan sate bakarnya disajikan di atas hotplate, dengan bumbu yang maknyuss. Tidak aneh jika kemudian di meja kami tersisa 8 piring nasi, 8 piring menu, dan 8 botol teh botol. Padahal yang dateng cuma 4 orang.. *nyengir*

Tongseng dan Iga Bakar Si Jangkung

Coba dan nikmati!


Feb 1 2008

An Afternoon at Lisung, Bandung

Seringkali ketidaktahuan bisa mengukung dan menjelma menjadi tempurung yang enggan membiarkan kita melihat apa yang ada di sekitar. Apalagi jika dengan tiadanya keinginan untuk menerima hal-hal baru.

Statis.

Eh, terlalu mehe-mehe ya? Hihi. Habis, 4 tahun lebih kuliah di Bandung, saya memang jarang sekali berkeliling dan mencoba melihat tempat-tempat baru. Dulu jalan-jalan pun hanya ke tempat yang itu-itu saja. Alhasil, banyak tempat yang belum disinggahi. Sayang sekali memang, mengingat Bandung terkenal dengan daya tarik kuliner dan tempat-tempat persinggahan yang menarik.

Salah satunya adalah Lisung, sebuah coffee shop di bilangan Dago Pakar, yang kebetulan jadi salah satu tempat nongkrong bersama anak Gajah beberapa waktu yang lalu.

Tempat ini bisa dijangkau dengan cukup mudah jika kita menggunakan kendaraan motor atau mobil pribadi. Bisa lewat Dago, terus ke atas. Lalu di pertigaan di sekitar Dago Pakar, belok kiri yang tikungannya tajam menanjak. Nanti Lisung akan terlihat di sebelah kanan, tidak jauh di seberang cafe Selasar. Penampakannya yang didominasi kayu dan bergaya rumah kayu ini (halah!) tidak akan terlalu sulit dikenali. Lihat saja jalan masuknya yang agak menurun, menuju parkiran mobil dan motor yang tidak terlalu luas di dalamnya.

Lisung lisung-02.jpg lisung-03.jpg

Lalu?

Carilah tempat yang nyaman. Kalau bisa sih yang mengarah ke Bandung. Kemudian tidak ada salahnya mengisi perut yang kosong. Saya sendiri sih waktu itu sudah makan, jadi hanya memesan sandwich saja. Beberapa gajah lain memesan nasi + buntut bakar yang tampaknya cukup lezat.

lisung-04.jpg lisung-06.jpg

Kemudian?

Bersantailah hingga malam tiba. Karena menjelang malam, pemandangan dari Lisung akan semakin indah. Eh, itu jika lampu-lampu kota Bandung di malam hari Anda anggap indah. Jangan heran jika senja mulai tiba, akan semakin banyak pengunjung berdatangan. Dan tidak perlu khawatir perihal ibadah Maghrib (bagi yang Muslim), karena mushola pun tersedia. Selain itu, banyak juga pilihan minuman hangat yang menemani obrolan penuh canda, beserta cemilan ringan — dan berat tentunya!. Hihi.. :-p

lisung-09.jpg lisung-08.jpg lisung-07.jpg

Eh,

.

.

tapi jangan lupa pulang ya!

lisung-10.jpg