Praaaangg!!

Waspada.

Agaknya memang satu hal yang sering didengung-dengungkan, meskipun pada prakteknya seringkali terabaikan. Saat hal-hal yang tidak diinginkan telah terjadi, baru menyesal dan kembali teringatkan.

Dan saya [sedang] tidak waspada.

Jumat itu kebetulan tidak masuk kantor. Maka shalat Jumat pun saya lalui di Mesjid komplek sebelah. Tanpa prasangka, mobil yang saya kendarai saya parkir di pinggir jalan. Beberapa mobil lain juga diparkir di tempat yang sama. Sama sekali tidak ada prasangka. Namun setelah selesai shalat, ini yang saya dapat.

Kaget? Tentu. Kesal? Apalagi. Marah? Ngga juga sih.

Tapi ya itu, siapa yang tidak kaget mendapati hal seperti ini. Apalagi seingat saya tidak ada barang berharga yang saya taruh di kursi belakang. Tape mobil aman. Dompet yang sempat saya selipkan di laci depan juga aman. Namun setelah saya ingat-ingat, memang ada 1 tas berisikan baju di bangku belakang, yang secara fisik mirip tas laptop yang kotak-kotak itu. Ya ampun!! Jadi itu yang diincer si maling?! Tas yang isinya beberapa helai baju! (doh)

Meskipun barang yang hilang terhitung tidak begitu menohok, namun permasalahan kaca pecah ini yang tak urung membuat saya kesal. Akhirnya, sore itu juga, saya langsung ganti kacanya. Asuransi? Tidak ada. Karena rencananya mobil ini akan segera dijual sehingga tidak diurus asuransinya. Tak ayal beberapa lembar seratus ribuan pun berpindah tangan karena ‘keisengan’ si maling mengambil baju saya.

Well, what can I say?

Saya hanya bisa mencamkan baik-baik, bahwa waspada itu tetap perlu. Tas atau barang berharga apapun bentuknya, ada baiknya diamankan atau setidaknya dijauhkan dari pandangan orang yang mungkin berniat dan bermaksud buruk. Prasangka berlebihan memang tidak baik, namun hati-hati dan waspada masih tetap perlu.

Hiks!

PS. Semoga bajunya muat di malingnya.

PPS. Terima kasih atas simpati teman-teman di plurk. Kalian membuat hari itu menjadi ‘tidak begitu menyebalkan’.. (cozy)


8 Responses to “Praaaangg!!”

Leave a Reply